Corona 18 Mei: 18.010 Positif, 1.191 Meninggal, 4.324 Sembuh

Mei 19,2020

JAKARTA, KOMPASTV Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan, masih ada penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Artinya, penularan virus corona di Indonesia hingga saat ini masih terjadi.

Selama 24 jam terakhir, tercatat ada penambahan kasus baru sebanyak 496 kasus. \”Untuk konfirmasi Covid-19 positif naik 496 orang, sehingga menjadi 18.010 orang\” ujar Achmad Yurianto saat memberikan konfrensi pers di Graha BNPB pada Senin sore (18/5/2020).

Selain penambahan kasus positif, jumlah pasien yang dinyatakan sehat pun juga bertambah.

Hari ini, ada penambahan pasien sembuh sebanyak 195 orang.

Dengan demikian, total ada 4.324 pasien yang sembuh setelah sempat dinyatakan mengidap Covid-19, ujar Yuri menambahkan.

Dari 18 ribu lebih kasus positif Covid-19, sebanyak 43 orang dinyatakan dalam 24 jam terakhir.

\”Sehingga (totalnya) menjadi 1.191 orang,\” ujar Achmad Yurianto.

Saat ini, kasus positif Covid-19 telah menyerang sebanyak 389 kabupaten/ kota di seluruh Indonesia.

Sebanyak 45.047 orang saat ini berstatus ODP, atau urang orang dalam pemantauan, selain itu ada 11.422 orang yang masih bertatus pasien dalam pengawasan.

Sumber: https://youtu.be/akHStbkDmEY

Semoga bermanfaat dan jangan lupa share like dan komenya terimakasih 🙏🙏🙏

Kandungan gizi pada ungker daun jati

Pada saat musim pancaroba atau awal masuk musim hujan banyak ulat jati pada bergelantungan di pohon jati . Ulat ini turun untuk melakukan metamorfosis berubah menjadi kepompong. Di daerah Blora kepompong ulat jati ini dinamakan ungker. Untuk masyarakat Blora ungker ini menjadi makanan ekstrim khas Blora.

Bagi orang yang belum pernah melihat pasti akan merasa geli jika mendengar ungker itu di makan . Tapi masyarakat Blora bisa menyulap suatu menggelikan itu menjadi suatu kenikmatan . Hehe

Untuk mencarinya ungker tersebut biasanya di balik serakan daun-daun jati yang kering, di dalam tanah . Masyakat berbodong bondong mencari nya di hutan . Bila mendapatkan banyak ungker adapun yang menjualnya, ada yang dikonsumsi sendiri

Untuk memasaknya disesuaikan dengan selera yang di inginkan. Jika di Blora dikenalnya dengan oseng oseng ungker . Oseng oseng ungker ini hanya dengan ditambahkan bumbu cabai, bawang merah, dan bawang putih

Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) Dr Suharwadji di Bandung, bahwa kandungan gizi yang ada pada ungker pun tinggi ,Kandungan nutrisi ulat daun jati berupa ptotein, mineral, vitamin, lemak dan karbohidrat.

Begini Upaya Provinsi Bali Hentikan Sebaran Corona

Mei 10,2020

BALI, KOMPAS.TV – Dengan persentase kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Bali yang mencapai 65 persen, Gubernur Bali optimis bali dapat menjadi provinsi pertama di Indonesia yang tuntas dan bebas dari Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Bali saat menyerahkan bantuan logistik bagi warga Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali, yang sedang menjalani karantina wilayah terbatas.

Desa Bondalem merupakan desa yang sedang melakukan karantina wilayah terbatas pasca tingginya angka kasus transmisi lokal Covid-19 dalam sepekan.

Dengan angka kesembuhan 65 persen, menjadikan Bali provinsi dengan persentase kesembuhan tertinggi di Indonesia.

Data gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Bali, tercatat secara komulatif, pasein terkonfimasi positif berjumlah 311 orang.

Pasien dalam perawatan sebanyak 103 orang, pasien sembuh 204 orang dan yang meninggal 4 orang.

Hingga saat ini terdapat 4 kabupaten dan kota di Bali yang masuk zona merah transmisi lokal.

4 daerah tersebut diantaranya, Bangli, Denpasar, Buleleng, dan Karangasem. Pemerintah Provinsi Bali terus memperketat pencegahan dan pengawasan terhadap seluruh daerah di Bali.

Secara keseluruhan kasus import case masih lebih tinggi dibandingkan dengan kasus transmisi lokal.

Kasus import case banyak terjadi dari para pekerja migran Indonesia asal Bali.

Gubernur Bali akan terus memperketat protokol penanganan Covid-19 bagi khususnya bagi para pekerja migran Indonesia kembali pulang ke Bali.

Apa saja yang telah dilakukan provinsi Bali dalam menekan angka Covid-19? Simak pembahasan lebih lengkap bersama dengan Ketua Tim Lab Pemeriksaan Kasus Covid-19 Bali, Ni Nyoman Sri Budayanti.

Sumber: https://youtu.be/1wJIMKjfu2w

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru dan mohon untuk share like dan komenya terimakasih 🙏🙏

Bus Berstiker Dari Terminal Pulo Gebang Boleh Melintas

Mei 10,2020

JAKARTA, KOMPAS.TV – Mulai 9 Mei 2020, Terminal Pulo Gebang tak lagi tampak seperti terminal mati.

Bus-bus antar kota antar provinsi mulai berlalu lalang.

Sesuai keputusan pemerintah yang membuka lagi operasional angkutan umum, terminal terpadu ini kembali membuka layanan untuk penumpang.

Kakorlantas Polri, Irjen Istiono bersama Kementerian Perhubungan dan Dishub DKI Jakarta pun meninjau Terminal Pulo Gebang sebelum beroperasi.

Di DKI Jakarta, operasional bus antar kota antar provinsi hanya akan dilayani lewat terminal Pulo Gebang dengan persyaratan jalan dan penumpang yang ketat.

Setiap penumpang yang akan berangkat harus memenuhi persyaratan sesuai surat edaran gugus tugas percepatan penganganan Covid-19 karena pemerintah dengan tegas melarang mudik.

Untuk Jakarta yang dibuka itu hanya terminal Pulogebang, untuk terminal lain tidak dilakukan layanan antar kota antar provinsi oleh sebab itu masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar sesuai dengan kebutuhan pengecualian PSBB ini harus berangkat dari Terminal Pulo Gebang, kata Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo.

Penumpang yang akan berangkat harus memastikan kelengkapan dokumen seperti surat tugas dari institusi dan surat hasil negatif dari tes Covid-19.

Tak hanya penumpang, sopir, juga harus dipastikan sehat. Seluruh keaslian dokumen akan diverifikasi dalam dua tahap sampai penumpang bisa melakukan perjalanan.

Penumpang yang akan berangkat harus memastikan kelengkapan dokumen seperti surat tugas dari institusi dan surat hasil negatif dari tes Covid-19. Tak hanya penumpang, sopir, juga harus dipastikan sehat.

Seluruh keaslian dokumen akan diverifikasi dalam dua tahap sampai penumpang bisa melakukan perjalanan.

Jadi bus yang jalan ini adalah bus yang ditunjuk oleh Kementerian Perhubungan ada stikernya jelas jadi untuk pengawasannya jadi ketemu dari lapangan kalau bus sudah ada stikernya berarti boleh jalan biarpun berapapun penumpangnya itu, kata Kakorlantas Polri, Irjen Istiono.

Sumber: https://youtu.be/EloXufs2k0Q

Jangan lupa untuk share like dan komenya 🙏🙏🙏🙏

Corona 10 Mei: 14.032 Positif, 2.698 Sembuh, 973 Meninggal

Mei 10,2020

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kasus corona di Indonesia terus bertambah setiap hari.

Hari ini, Minggu (10/05/2020), Juru Bicara Pemerintah Untuk Penganganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan ada penambahan sebanyak 387 kasus positif.

\”Kita mendapatkan hasil positif 13.879, dari TCM mendapatkan hasil 153 orang, sehingga total hasil positif didapatkan adalah 14.032,\” kata Achmad Yurianto saat memberikan keterangan pers, Minggu (10/05/2020).

Sementara itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh pun juga bertambah sebanyak 91 orang.

Konfirmasi positif yang sudah sembuh bertambah 91 orang, sehingga menjadi 2.698 orang, kata Yuri.

Meski demikian, kasus corona di Indonesia masih mencatatkan angka kematian.

Hari ini, sebanyak 14 orang meninggal dunia akibat virus ini.

Kasus konfirmasi Covid-19 yang meninggal bertambah 13 orang, sehingga menjadi 973 orang, imbuhnnya.

Hingga saat ini, virus corona sudah menyerang sebanyak 370 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, yang tersebar di 34 provinsi.

Sementara itu, sebanyak 248.690 orang menjadi ODP (Orang Dalam Pemantauan), dan 30.317 orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di seluruh Indonesia.

Sumber: https://youtu.be/LgjrHNncf38

Jangan lupa share like dan komenya terimakasih 🙏 🙏🙏

Angkutan Umum Beroperasi Mudik Tetap Dilarang, Melanggar Denda 100 Juta

Mei 9,2020

JAKARTA, KOMPAS.TV Per tanggal 7 Mei, pemerintah kembali mengizinkan angkutan umum untuk beroperasi. Meski demikian, mulai 8 Mei sanksi bagi warga yang masih nekat mudik semakin tegas.

Jika masih ada warga yang berkeras untuk mudik tanpa bisa menunjukkan syarat-syarat bepergian yang diizinkan, maka siap-siap ada sanksi denda 100 juta dan kurungan hingga satu tahun penjara akibat pelanggaran Undang-undang karantina kesehatan.

Mereka yang terpaksa bepergian tetap wajib menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 seperti menjaga jarak fisik, mematuhi jumlah penumpang maksimal, yakni 50 persen kapasitas kendaraan, dan memakai masker.

Walau kini angkutan umum boleh beroperasi, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menegaskan, aturan soal larargan mudik tidak berubah.

Warga tetap dilarang mudik dan semua diminta menaati.

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 pun mengeluarkan surat edaran yang mengatur dengan ketat siapa saja orang yang boleh melakukan perjalanan atau bepergian.

Mereka adalah orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta pada pelayanan bidang pertahanan, keamanan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi, dan percepatan penanganan Covid-19.

Kriteria lain adalah pasien yang membutuhkan pelayanan medis dan orang dengan kepentingan mendesak seperti keluarga yang meninggal dunia.

Kriteria selanjutnya yaitu pemulangan pekerja migran Indonesia, WNI, serta pelajar dari luar negeri, dan pulang ke daerah asal.

Walau sudah memenuhi kriteria, masih ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi jika ingin melakukan perjalanan.

Warga wajib menunjukkan surat tugas untuk pekerja di lembaga pemerintah atau swasta atau surat lurah atau kepala desa bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah dan swasta.

Selain itu juga wajib menunjukkan hasil negatif tes Covid-19, identitas diri, atau KTP, dan melaporkan rencana perjalanan.

Sumber: https://youtu.be/nUrnqORvy2E

Semoga bermanfaat dan jangan lupa share like dan komenya ya terimakasih 🙏🙏

Sorotan: Menhub Izinkan Semua Moda Transportasi Beroperasi

Mei 09,2020

KOMPAS.TV – Menteri Perhubungan mengizinkan semua moda transportasi umum beroperasi kembali ke luar daerah di tengah pandemi virus corona.

Namun, di sisi lain larangan mudik dan PSBB masih diberlakukan. Mengapa ada dua kebijakan yang terkesan bertolak belakang? Seperti apa syarat-syarat bagi penumpang yang diizinkan menggunakan moda transportasi itu? Peraturan Kementerian Perhubungan memperbolehkan kembali transportasi umum ke luar daerah.

Setelah sebelumnya melarang seluruh moda transportasi umum, kecuali logistik, kini pemerintah mengizinkan operasional semua moda dengan syarat. Berubah-ubahnya aturan pemerintah di tengah pandemi virus corona dikritik anggota Komisi V DPR fraksi Demokrat Lasmi Indaryani.

Lasmi menilai pemerintah tak serius mengatur transportasi untuk mencegah penyebaran virus corona. Sementara itu, penerapan sanksi bagi warga yang tetap nekat mudik mulai diberlakukan.

Sanksi denda Rp 100 juta dan kurungan satu tahun penjara disesuaikan dengan jenis pelanggaran yang dilakukan para pemudik. Pelanggaran yang akan dikenai sanksi di antaranya melanggar physical distancing, kapasitas penumpang, serta melawan petugas saat akan ditindak.

sumber: https://youtu.be/4b4Pc7geYVM

Jangan lupa share like dan komenya ya terimakasih 🙏

Kasus Corona di Boyolali Bertambah Jadi 14 dan 21 PDP Meninggal

Ragil Ajiyanto – detikNews

Jumat,08 Mei 2020 17:43 WIB

Boyolali – Kasus virus Corona atau COVID-19 di Boyolali bertambah satu menjadi 14 orang.Selain itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia juga bertambah menjadi 21 orang.

“Ada penambahan kasus baru dari Kecamatan Banyudono. Kami menerima hasil pemeriksaan laboratorium dari sampel swab yang dikirimkan salah satu rumah sakit di Surakarta, atas nama pasien saudara HM, yang menyatakan hasil pemeriksaan PCR-nya positif COVID-19,” kata Ratri S Survivalina dalam keterangan pers di kantornya Jumat (8/5/2020).

Pasien tersebut merupakan warga Kecamatan Banyudono, Boyolali. Perempuan yang bekerja di sebuah rumah sakit di Solo tersebut, menjadi kasus nomor 014 di Boyolali.

“HM sekarang ini posisinya dirawat di sebuah rumah sakit di Surakarta,” jelasnya.

Lina juga mengatakan, pasien dalam pengawasan yang meninggal dunia bertambah satu menjadi 21 orang. Seorang PDP yang meninggal dunia tersebut yakni seorang anak dari Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

“lya, tadi malam ada PDP satu yang meninggal.

Itu sudah kita laksanakan proses pemulasarannya, selesai jam 3 pagi. Begitu persiapan untuk makamnya selesai, segera dilakukan proses pemakamannya. Sehingga hari ini PDP yang meninggal dunia ada 21 orang,” katanya.

Sumber: https://m.detik.com/news/berita-jawa-tengah/d-5007399/kasus-corona-di-boyolali-bertambah-jadi-14-dan-21-pdp-meninggal

Semoga bermanfaat dan jangan lupa share like dan komen terimakasih 🙏🙏

Data Corona di Indonesia 8 Mei: PDP 29.087 Orang, ODP 244.480

Tim detikcom-detikNews

Jumat,08 Mei 2020 15:53 WIB

Jakarta – Pemerintah mengumumkan data terbaru pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) Corona di Indonesia. Hari ini angka PDP bertambah menjadi 29.087 orang dan ODP menjadi 244.480 orang.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 dr Achmad Yurianto dalam konferensi persnya yang ditayangkan di YouTube BNPB, Jumat (8/5/2020). Yuri mengatakan data ini dikumpulkan hingga pukul 12.00 WIB tadi.

“Kasus ODP akumulasi dari awal Maret sebanyak 244.480 orang, dan sebagian besar sudah selesai pemantauan. Kasus PDP 29.087, ini yang akan kita segera percepat pemeriksaannya,” kata Yuri.

Angka PDP hari ini bertambah 579 orang. Sedangkan angka ODP bertambah 1.025 orang.

Sementara itu, kasus virus Corona (COVID- 19) di Indonesia hari ini mencapai 13.112 orang. Jumlah pasien sembuh Corona ada 2.494 orang dan meninggal 943 orang.

Data kasus virus Corona diperbarui setiap hari. Warga juga dapat mengakses situs covid19.go.id untuk melihat perkembangan kasus virus Corona.

Sumber: https://m.detik.com/news/berita/d-5007129/data-corona-di-indonesia-8-mei-pdp-29087-orang-odp-244480

Jangan lupa untuk share like dan komenya ya moga bermanfaat bagi anda terimakasih 🙏🙏🙏

Melihat Data Corona Indonesia yang Bikin Pemerintah Bersyukur

Danu-detikNews

Jumat,08 Mei 2020 18:14 WIB

Jakarta – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy bersyukur setelah melihat data mengenai virus Corona dari pemerintah.

Dari kurva yang disajikan pemerintah, tidak tampak peningkatan kasus secara ekstrem. Kasus baru COVID-19 tidak pernah melampaui 500 kasus per harinya. Berikut ini data yang bikin bersyukur tersebut.

Dilansir situs Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Jumat (8/5/2020), terlihat memang tak ada peningkatan kasus baru melampaui 500 kasus per hari.

Puncak kasus baru paling tinggi terjadi pada 5 Mei dengan 484 kasus baru. Sebelum dan sesudah itu, tak ada jumlah kasus baru yang melampaui 5 Mei.

Berikut ini data kasus baru COVID-19 sepekan terakhir:

1 Mei: 433 kasus baru

2 Mei: 292 kasus baru

3 Mei: 349 kasus baru

4 Mei: 395 kasus baru

5 Mei: 484 kasus baru

6 Mei: 367 kasus baru

7 Mei: 338 kasus baru 8 Mei: 336

Hingga hari ini, total kasus positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 13.112 kasus. Dari jumlah total itu, sudah ada 2.494 orang yang sembuh.

Sumber: https://m.detik.com/news/berita/d-5007415/melihat-data-corona-indonesia-yang-bikin-pemerintah-bersyukur

Mohon bantuannya untuk share like dan komenya ya terimakasih 🙏🙏🙏

Create your website at WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: